Alat bantu usaha

Rancang Usaha

Punya rencana jual buah, salad, jus, atau hampers? Coba hitung kebutuhan, biaya, dan target penjualanmu. Semua asumsi bisa kamu ubah sesuai kondisi usaha.

Tanpa akunTersimpan di perangkat iniSimulasi, bukan janji untung

Simulator usaha

Siap menyalurkan 300 kg?

Uji Stok 300 Kg

Masukkan target hari penyaluran dan kemampuan jualmu. Simulasi menunjukkan berapa yang terjual, hilang, didiskon, dan tersisa setiap hari.

Panduan membuka usaha

Checklist uji pasar

Pilih kondisimu sekarang. Langkah dan catatan tersimpan di perangkat ini, jadi kamu bisa kembali kapan saja.

Mencatat hasil pengamatan di kebun buah naga
Memotret buah naga di kebun dengan ponsel
Dua buah naga merah utuh dan dibelah dengan latar putih
Buah naga merah, putih, dan kuning tumpah dari keranjang

Tips materi jualan

Foto yang bikin orang ingin beli.

Untuk reseller dan usaha olahan: foto yang baik sering menjadi alasan pertama pembeli bertanya.

  1. Pakai cahaya alami dari sampingFoto di dekat jendela atau teras pada pagi atau sore. Hindari lampu kuning yang membuat merahnya pudar.
  2. Tunjukkan potongannyaDaging merah atau putih dengan biji hitam paling menggugah. Sertakan satu buah utuh sebagai pembanding.
  3. Latar bersih dan kontrasPutih, kayu, atau daun pisang membuat warna buah menonjol tanpa mengalihkan perhatian.
  4. Konsisten di setiap unggahanPakai sudut dan latar yang sama agar katalog terlihat rapi. Cantumkan harga, ukuran, dan cara pesan.

Cara kerja & rumus

Hitungannya terbuka.

Semua hasil adalah simulasi berdasarkan input. Angka contoh adalah ilustrasi, bukan harga BuahNagaJatim atau data pasar.

Biaya buah per kg terjual

Susut mengurangi kg yang bisa dijual, tetapi biaya belinya tetap ada — tidak dihitung dua kali.

c_pengadaan = harga beli + ongkir masuk/kg + kemasan asal/kg
layak jual  = 1 − susut
c_buah_jual = c_pengadaan ÷ layak jual
kontribusi  = harga × (1 − fee) − (c_buah_jual + biaya variabel lain)

Laba, titik impas, dan target

Horizon 30 hari. Biaya tetap diisi per bulan.

omzet            = volume × harga
laba operasional = volume × kontribusi − biaya tetap
titik impas      = biaya tetap ÷ kontribusi
target volume    = (biaya tetap + target laba) ÷ kontribusi
target harian    = target volume ÷ hari jual

Permintaan dari pasar

Jumlah warga dan usia adalah konteks, bukan rumus penjualan otomatis.

terjangkau = populasi × jangkauan   (atau isi langsung)
pembeli    = terjangkau × % membeli
transaksi  = pembeli × frekuensi
volume     = transaksi × jumlah per transaksi
volume rencana = min(permintaan, kapasitas kerja, pasokan)

Usaha olahan & batas harga beli

Hasil kupas adalah bagian yang dapat dimakan dari buah utuh.

buah utuh per unit = gram per unit ÷ hasil kupas
batas harga beli   = layak jual × [harga × (1 − fee)
                     − biaya variabel lain − (biaya tetap + target) ÷ volume]
                     − ongkir masuk/kg − kemasan asal/kg
HPP
Harga pokok: biaya untuk menghasilkan satu unit yang terjual (bahan, kemasan, proses). Biaya buah saja belum HPP lengkap.
Kontribusi
Sisa harga jual setelah biaya variabel per unit; inilah yang menutup biaya tetap.
Titik impas
Volume ketika laba operasional nol. Jika kontribusi nol atau negatif, titik impas tidak ada.
Susut
Bagian buah yang hilang atau tidak layak jual dari kg yang dibeli.